Latest Entries »

 

 

Iklan

Sekilas dilihat Supra dari tanah celurit-Bangkalan ini merupakan konsep yang sama dengan “The King of Extreme HOCS 2010” milik Vivi-Gladiator dari Pekanbaru. Rio Dissy anak kelas XI-IPA 1 yang saat ini masih duduk di bangku SMA Negeri 2 Bangkalan  ini sang owner mendesain motor konsep semirip pemenang tahun lalu. “Pengen berprestasi diajan otokontes, jadi dibuat Like The Champion,” seru pria yang tinggal di Jl. Raya Ketengan-Burneh Bangkalan ini. Kebetulan juga doi mengibarkan bendera rumah modifikator Fiber Art 32 untuk lebih eksis dikancah modifikasi.

Sayang di gelaran HOCS Surabaya pekan lalu, motor keren ini belum mendapatkan tiket Wild Card. Mungkin bisa dicoba di next kota sekaligus kota terakhir untuk Jatim yakni di kota Malang akhir bulan September.

SINGLE HUB STEERING

Konsep yang diusung oleh Rio ini gabungan dari Vyrus dan Dodge Tomahawk, sistem Single Hub Steering pada bagian depan sebagai ciri khasnya. Sistem Monoarm Custom yang di desain khusus oleh Fiber Att 32 ini jadi nilai tambah lebih. Single Arm yang ditopang satu sok dan digerakkan ala Steering Dumper yang dihubungkan Link Stabilizer para kemudu stang. Wheel Stering tersebut mampu untuk menggerakkan pelek diameter  14 dari DID berbalut IRC 90/80×14.

MESIN GADUNGAN

Jika dilihat dari kejauhan, Supra ini membopong mesin Sport bukan Cub. Ini keahlian dari Fiber Art 32 untuk manipulasi, mesin 100 ditutup oleh adonan Resin-Katalis. Rio membuat kondom mesin, jika biasa kondom tangki tapi ini khusus mesin. Plagiat dari mesin sport bersilinder tunggal dan komplit calter kanan-kiri berlogo Honda. Alternatid teknik transeksual untuk merubah bebek jadi sport garang.

PELEK EVO RING 14

Coba pelototi pelek milik Rio, model Evo Ring 14 jarang ada. Tapi jangan ketipu, ini hanya pelek almu DID dan Ride It bertapak 350×14. Doi cukup lihai memperdaya orang yang melihat moniktornya, pelek almu tersebut ditutup oleh lempengan Resin-Katalis. Desain wheel dop jadi trend unik untuk menutupi jeruji aslinya, tinggal semprot warna hijau oplosan Suzuka dan Nippe untuk mendapatkan kesan kamuflasenya.

TRANSBODI MINORFIGHTER

Maraknya minorfighter yang beredar di modif lover, jadi inspirasi tersendiri oleh Rio untuk membentuk bodi Supranya. Doi rela untuk memotong sub frame untuk mendapatkan jok single seater minor fighter. Begitu juga saat membentuk tangkinya, pada bagian backbone, ditanamkan pipa untuk menyanggah tangki handmade. Sedikit bermain transbodi, lampu utama diaplikasi milik Grand berdesain futuristik dan dikombosein Supra. Tinggal di semprot warna hijau metalik dari Suzuka, motif tribal en fire flame dituangkan jadi satu, baru diguyur Clear Cartoon.

Inilah rangka awal dari “Mini King of HOCS 2010”

Honda C-70  punya banyak julukan di berbagai daerah seperti Honda Ulung, Pitung atau Bekjul. Nah, yang satu ini cocok kalau disebut Penipu Ulung karena penampilannya sangat menipu banyak orang. Tangan jahil modifikator asal Bangkalan yang satu ini nampaknya sudah gatal buat bikin motor lawasnya tampil lebih fresh tapi ogah dimodif Retro. “Pilih dress up aja biar hilang total tampang C-70nya !” kata Rio .

            Kedok depan bergaya M1 dipadu dengan bagian ekor model duck tail pum menjadi pilihan pria kurus satu ini untuk konsep sport fairing yang ia idam-idamkan. Untuk finishing sendiri air brush bertema Repsol Honda pun menjadi pilihan untuk merubah si tua makin gaya.

Untuk semua proses pengerjaan fairing dan juga pengecatan seluruhnya dijabani sendiri oleh Rio Dissy anak kelas XI-IPA 1 yang saat ini masih duduk di bangku SMA Negeri 2 Bangkalan di bengkel Fiber F-Art 32 Bangkalan miliknya.

Beralih ke kaki-kaki, tidak perlu mahal untuk mendongkrak tampang sport si ulung lansiran 73 ini, kaki depan cukup aplikasi punya Supra lengkap dengan cakramnya dipadu sok belakang milik Jupiter MX yang nampak kokoh menopang sepasang pelek variasi yang sudah dikelir ulang mengikuti nuansa kelir pada bodi.

Uuntuk swing arm punya Supra menjadi pilihan, custom fiber bikin lengan ayun comotan dari Supra ini pun nampak kian garang mengawal kaki belakang si ulung. Umur dan tampilan kini buka jadi alasan lagi buat si ulung untuk menundukkan kepala. Lewat sentuhan tangan Rio, kini siapa sangka di balik fairing fiber bergaya sport mini yang bikin banyak mata kesengsem adalah sosok motor tua. AMAZING !!!

 

WPAP

Buat kamu yang pernah muda di era tahun 1980 dan 1990-an pasti kenal dengan yang namanya Lupus, tokoh fiksi karangan Hilman Hariwijaya, salah seorang penulis ternama pada masa itu. Pada awal kemunculannya, lupus adalah sebuah cerpen yang ditulis Hilman untuk majalah Hai di tahun 1986.

Cerpen Lupus ternyata mendapat respons yang sangat bagus di kalangan remaja karena ceritanya yang lucu dengan karakter-karakter yang unik. Lupus kemudian dijadikan novel yang membuatnya terkenal hingga ke seantero Indonesia bahkan sampai dengan saat ini.

Membahas tentang Lupus, rasanya tidak afdhol kalau tidak memperkenalkan sang illustrator yang telah menghadirkan Lupus secara visual ke pembaca. Beliau adalah Wedha Abdul Rasyid, seorang illustrator di majalah remaja  Hai yang juga sering disebut-sebut sebagai Bapak Illustrator Indonesia karena kontribusi dan karya-karyanya di bidang illustrasi dan seni rupa.

Profesi sebagai illustrator sudah dikerjakan Wedha yang malang melintang di media cetak sejak tahun 1970-an. Mulai 1977, ketika bergabung dengan majalah Hai, ia banyak membuat ilustrasi terutama karya-karya fiksi Arswendo Atmowiloto dan Hilman dengan Lupus-nya yang fenomenal. Di majalah itulah Wedha mengerjakan potret para tokoh dunia dari segala latar belakang: tokoh politik, musisi, seniman, sampai tokoh-tokoh fiktif.

Pada tahun 1990, Wedha kemudian memulai style baru untuk illustrasi gambar wajah. Hal ini menurutnya dikarenakan penurunan daya penglihatan karena usia yang telah mencapai 40 tahun sehingga ia sulit menggambar wajah dalam bentuk yang realistis dan detail. Wedha kemudian mencoba illustrasi bergaya kubisme untuk gambarnya. Gaya ini kemudian tumbuh dan semakin populer sebagai bagian dari gaya popart bahkan hingga dengan saat ini. Gaya illustrasi ini disebut Wedha’s Pop Art Potrait (WPAP), bahkan ada yang menyebutnya sebagai aliran Wedhaism.

Lihat karya-karya Wedha. Bentuk dan tekniknya khas, ia gambarkan wajah para tokoh itu disusun dalam mosaik warna yang dipecah menurut faset-fasetnya. Bukan dalam pengertian kubisme, tapi lebih menggabungkan ragam warna yang harmonis sehingga membentuk tokoh yang digambarkan. Meski karyanya tidak detail, namun mampu mewakili karakter wajah dengan sangat baik.

Anda akan dapat mengenali wajah-wajah mendunia, seperti Mick Jagger, Jimmy Hendrix, Jim Morrison, The Beatles, Elvis Presley, Sting, Bono, Queen, sampai tokoh politikus sebut saja JFK, Bung Karno, Indira Gandhi, Benazir Buttho, Fidel Castro, Ahmadinejad. Juga potret Rendra, Slank, Jakob Oetama, John Lennon sampai Andy Warhol. Setelah 30 tahun berkiprah dalam dunia ilustrasi Wedha mengakhiri masa kerjanya di Kompas Gramedia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kreasi  Video dengan Ulead Video Studio 7 Movie Making for

Pengetahuan dasar editing video, yaitu format-format video yang sering digunakan, jenis camcorder, port capture, dan peralatan lain yang dibutuhkan sebagai bekal sebelum melangkah lebih jauh. Pada bagian-bagian selanjutnya dibahas tentang antarmuka VideoStudio beserta fasilitas dan cara mengaturnya, cara melakukan capture video, filter video, efek transisi antara dua klip, video overlay untuk membuat Picture In Picture (PIP), penambahan teks, hingga penambahan suara dan finalisasi file video ke dalam berbagai media dan format, termasuk cara membuat kartu ucapan elektronik berbasis video dengan format executable (EXE).

Video Editing yang telah memungkinkan banyak orang untuk untuk ikut berkecimpung dalam pembuatan video. Walaupun video dengan bentuk yang sederhana seperti pendokumentasikan pesta pernikahan, ulang tahun kantor, piknik dan banyak lagi yang telah beralih dari dunia foto kamera ke dunia video dengan pemanfaatan handycam .

Video Editing dengan menggunakan Ulead Video Studio 7 ini mudah untuk diaplikasikan walaupun dengan peralatan yang sederhana. Jika anda ingin menjadi sutradara, kameramen dan video editor yang mampu membuat kualitas video yang baik anda dituntun mulai dari pengambilan gambar (shooting) , editing video sampai menjadi VCD/DVD yang siap untuk dipasarkan .

Pokok Pembahasan dalam Video Editing dengan Ulead Video Studio 7 meliputi :

  • Pengenalan Handycam dan aksesorisnya
  • Pemanfaatan komputer untuk video editing
  • Transfer video dari handycam ke komputer
  • Editing Video
  • Pembuatan transisi antar pertukaran slide
  • Merekam dan mengedit suara
  • Teknik Dubbing
  • Teknik Overlay
  • Interface dengan program yang lain seperti webpage, e-card dan send mail
  • Membakar CD
  • Labeling
  • Dan lainnya

Proses pembuatan video memang sangat memakan waktu dan membutuhkan kesabaran . Anda perlu berlatih terus-menerus untuk dapat menjadi editor video yang handal . Pengasahan kreatifitas ini janganlah pernah berhenti. Belajar dan giatlah untuk mencoba hal-hal yang baru .

Membandingkan hasil karya kita sendiri dengan karya  orang lain juga merupakan sumber belajar yang sangat berarti dalam pengembangan kreativitas . Tidak ada  hasil yang baik tanpa diiringi dengan kerja keras . Gigih dan pantang menyerah .

Berikut adalah hasil kreasi video dengan ulead video studio7

Artikel ini memang masih sangat jauh dari sempurna mengingat tinggi dunia inspirasi taanpa batas, kemampuan berkreasi yang tidak mampu untuk dibendung .

Akhir kata adalah “INSPIRASI TIADA BATAS”

Oke oke oke.. langsung saja ya dimulai tutorial ini. Diiringi musiknya bjork, saya buka tutorial ini dengan bacaan basmalah… membaca basmalah, dimulai… selesai..

  • Oke, langsung dibuka corel drawnya. Saya pakek Corel Draw 11 aja ya.
  • Lalu import image yang akan sampeyan vectorkan. Imij harus jelas terang dan besar.

 

  • klik kanan imij, lalu pilih “lock object”. Tujuannya biar imij nggak kemana-mana. Soalnya nanti imij bakalan dijamah-jamah, dioret-oret sampe rusak! hohoho…

 

  • Oke, setelah itu, acara tracing pun bisa dilaksanakan. Pilih bezier tool untuk proses ngeblat (tracing, red.)-nya. Saya akui tracing dengan bezier tool hasilnya akan rapi. Oke… lanjut..
  • Mulai membuat mata ya.. klik-klik aja sudut-sudut matanya seperti yang saya lakukan di bawah ini:

 

  • Langkah selanjutnya adalah mengedit kurva tersebut biar mengikuti bentuk mata. Yaitu bisa dilakukan menggunakan shape tool. Caranya gampang kok. Tinggal diklik di tengah-tengah garis, lalu klik kanan dan pilih to curve.

 

 

 

 

Perjalanan kita masih sangat jauh dan kita nanti sebagian besar akan menggunakan bezier tool dan shape tool beratus-ratus kali. Maka dari itu, dari pada kita menggunakan klik kanan untuk memilih to curve, akankah lebih baik dan lebih cepat apabila kita set command saja menggunakan keyboard.

Tidak hanya menyetting 2 tool di atas, tapi banyak tool yang lain yang musti disetting dulu untuk memercepat proses pengerjaan nanti. Ikuti saja settingan di bawah ini. Oke…

  • Pilih tool > option
  • Kita sekarang menyetting power clip dulu. Pilih workspace > edit. Pada auto-center new PowerClip contents nggak usah dicentang

 

  • Lalu kita menyetting command. Yaitu pada eyedropper. Ikuti saja langkah pada gambar di bawah ini:

 

eterangan:
Pertama pilih customization > commands. Lalu pada pilihan sebelah kanan, pilih tool box > eyedropper. Pada opsi sebelah kanannya, pilih shortcut key, pada pilihan new shortcut key, masukkan huruf Q. Lalu terakhir tekan assign.

Jadi, jika kita nanti menggunakan eyedropper, kita hanya perlu tekan huruf Q di keyboard.

Berdasarkan cara di atas, setting juga untuk paintbucket dengan huruf W.

  • Sekarang kita menyetting shortcut to curve. Caranya sama, tinggal milih opsi edit pada commandnya. Lalu masukkan huruf V pada new shortcut key dan klik assign.

 

Silakan setting shortcut sesuka anda. Tapi untuk membuat vector, menurut saya cukup tiga shortcut saja. Oke lanjuut…

 

Lalu lalu lalu.. kita tadi sampai mana ya?

Oo.. houh.. em… jiii… OMAGAAAD!! senap senap snaaaap….Wot on erth a yu thinkin ebaaaut…

Oh, iya, aku ingat, tadi kita sedang membuat mata ya.. hohoho…

MENGGAMBAR MATA

__

Lalu, di tengah-tengah garisnya, tekan V dan drag menurut bentuk mata. Lakukan pada bagian-bagian yang lain. Sampai terbentuk matanya.

 

Untuk menghaluskan perpotongan garisnya, gunakan klik kanan smooth. Anda juga bisa menyetting commandnya dengan huruf S.

 

 

Pewarnaannya nanti aja ya, sekarang kita membuat bola mata dulu. Yang mana pada pembuatan bola mata ini, kita memakai Ellipse Tool.

  • Klik pada ellipse tool untuk membuat lingkaran bola mata. Yang mana nantinya bola mata itu akan dimasukkan ke dalam retina mata yang telah kita buat tadi.

Cara membuat lingkaran utuh adalah dengan drag sambil ditekan control pada kibod.

 

Untuk memindahkan lingkaran supaya tepat di atas bola mata adalah dengan Pick Tool atau tekan spasi.

  • Setelah bola mata terletak semestinya, kita sekarang membuat lingkaran lagi ke dalam. Caranya tinggal tekan shift + klik kiri + drag ke dalam. Jangan dilepas, lalu tekan klik kanan.Lepas klik kanan dan klik kiri bebarengan. Maka lingkaran tersebut akan tercopy ke dalam.

 

Dengan cara di atas, buat lagi lingkaran kecil ke dalam. Jadi sekarang kita memunyai 3 lingkaran.

 

  • Setelah itu, kita membuat bayangan mata yang ada di tengah-tengah. Kita bisa memakai bezier tool atau bisa juga memakai freehand tool.Memakai freehand tool tidak perlu susah-susah, karena tinggal mendragnya sesuka hati mengikuti bentuk yang diinginkan

Lakukan pelan dan kalau perlu tahan nafas biar konsentrasi tidak pecah.

 

Untuk kedetailan, bisa disetting pada freehand smoothing. Angka seratus itu paling tidak detil lekukannya. Semakin kecil angkanya, semakin detil.

Semakin detil yang dimaksud adalah apabila anda bergetar sedikit saja, maka garis yang anda buat menggunakan freehand tool tadi juga akan berlekuk-lekuk, kurang halus dan kurang rapi.

__

Oke, sekarang kita menuju sesi pewarnaan.

Agar tidak bingung, pewarnaan didahulukan pada hal paling kecil. Maka pilihan pertama pewarnaan jatuh pada bayangan mata.

Pilih warna yang sesuai dengan foto aslinya. Caranya adalah dengan menekan huruf Q (eyedropper tool). Klik pada bayangan mata foto asli.

NB: untuk Corel Versi 12, X3, ke atas, sampeyan perlu menyetting property bar untuk eyedropper di atas menjadi sample color. Lihat gambar di bawah ini:

 

Setelah terpilih sample color, baru deh klik pada bayangan mata foto asli.

Lalu tekan W (paint bucket tool). klik untuk menumpahkan warna pada bayangan mata yang telah kita buat menggunakan freehand tool tadi.

Untuk menghilangkan warna outline/garis tepi, gunakan klik kanan dan pilih pada color picker tanda silang

 

Dengan cara yang sama, yaitu mengombinasikan eyedropper dan paintbucket tool, lakukan proses pewarnaan pada bagian mata yang lain.

Gambar di samping sudah lumayan lah. Tapi, kalau mau expert dan lebih nyata dan natural. Anda bisa mengaplikasikan transparency tool: untuk membuat objek transparan.

dan/atau Interactive fill tool: untuk membuat warna gradien atau warna pattern.

 

Silakan dicoba-coba sendiri sampe puwas. Nanti kalau ada yang mau ditanyakan, bisa menghubungi saya, hohoho.. *sok guru mode on*

__

Nah, seperti kita ketahui bersama, bola mata di atas perlu dimasukkan ke dalam retina mata. Yang harus kita lakukan adalah seleksi semua bola mata menggunakan pick tool. Bisa dengan mendragnya di sekitar bola mata, atau klik satu persatu semua objek bola mata sambil menekan shift

 

pilih effect > PowerClip > Place inside container . Setelah kursor berubah menjadi tanda panah, arahkan tanda panah tersebut ke retina mata yang belum kita warnai tadi (lupa saya, hohoho…). Klik aja di situ. Dan bola mata pun masuk ke dalam retina mata.

 

 

Sekarang kita warnai retina matanya ya.. hohoho…

 

Langkah selanjutnya kurang lebih sama bro. Membuat alis, kelopak mata, bulu mata, rambut, dan sebagainya.

Intinya menggambar awalnya adalah memakai bezier tool, merapikan dengan shape tool, memilih warna memakai eyedropper tool, menumpahkan warna pakai paintbucket tool. Trus kalau perlu dimasukkan ke dalam kontainer (pada contoh di atas, sebagai kontainer adalah retina), pakai power clip.

Yah, itz ebaut skill dan jam terbang. Semakin banyak jam terbang sampeyan, maka semakin bagus dan rapilah karya sampeyan. Oke selamat bekerja…

Ini saya beri screenshot langkah-langkah saya memvectorkan dari awal sampai jadi ya… letz check this out!!

MENGGAMBAR KELOPAK MATA

keterangan:

  1. Buat bentuk kelopak mata, beri warna sesuai kelopak mata dengan eyedropper tentunya. Saya pilih yang warna merah, bukan hitam
  2. Lalu dengan interactive fill tool, kelopak mata didrag dari ujung kiri ke kanan. Sehingga warna merah membaur dengan putih
  3. Masih dengan interactive fill tool, pada kelopak mata, klik pada kotak putih yang ada diujung kanan. Ubah dengan warna hitam dengan cara klik warna hitam pada color picker di sebelah kanan. Color picker adalah kumpulan warna warni vertikal yang ada di sebelah kanan itu lo..
  4. Kelopak mata tadi berada di atas retina. Untuk menurunkan ke bawah, cukup tekan control + page down berkali-kali. Kalau kebablasan, cukup tekan control + page up berkali-kali juga.
  5. jadi deh… hehehe…

saya mau membuat kelopak mata bagian bawah dulu ya..

taraaa…

 

keterangan:

  1. Buat bentuk kelopak mata bagian bawah. Beri warna pake eyedropper dan paintbucket seperti langkah di atas.
  2. Masih pada kelopak mata bagian bawah terseleksi, (kalau seleksinya lepas, seleksi lagi pakai pick tool) pilih Interactive Transparency Tool. Pada property bar di atas, pilih radial.

 

  1. Nah kembali ke kelopak mata bawah, klik pada kotak berwarna hitam di tengah-tengah. Lalu kembali ke property bar di atas. Ubah angka 100 menjadi 50. Kotak berwarna hitam itu transparensinya 100 persen alias transparan penuh. Ketika kita mengubahnya menjadi 50, maka transparensinya menjadi 50%.
  2. Selesai.

MENGGAMBAR ALIS

 

Keterangan:

  1. Buat bentuk seperti alis secara kasar dengan bezier tool
  2. Sesuaikan menurut bentuk alis sesungguhnya dengan shape tool
  3. Beri warna dengan eyedropper
  4. Hapus outline menggunakan klik kanan pada color picker tanda silang.

Lakukan langkah-langkah membuat mata dan alis di atas pada mata sebelah kiri. Anda akan mendapatkan hasil seperti gambar di bawah ini:

 

keterangan:
Semakin detail anda membuat objek-objeknya, maka hasilnya semakin bagus (otomatis harga vectoran sampeyan semakin MAHAL!)

Sometimes, kita kekurangan node (titik bantu, red.) dalam pembuatan suatu objek. Bisa kok ditambah nodenya. Tinggal klik dua kali pada bagian yang ingin ditambah nodenya.

 

MENGGAMBAR HIDUNG

 

Keterangan:
Caranya sama dengan membuat alis, mata, dsb. *pingin pamer aja.. hehehe…*

MENGGAMBAR MULUT

 

Keterangan:

  1. Menggambar mulut besar
  2. Menggambar mulut bagian dalam
  3. Menggambar gigi
  4. Menggambar bayangan mulut

 

Keterangan:

  1. Mewarnai bayangan
  2. Mewarnai gigi
  3. Mewarnai mulut dalam
  4. Mewarnai mulut besar! hahaha…

Perhatikan giginya, masih keluar khan. Harusnya dimasukkan ke dalam mulut bagian dalam. Caranya sama dengan memasukkan bola mata ke retina di atas. Yaitu dengan PowerClip.

Dengan PickTool seleksi giginya. Lalu pilih Effect > PowerClip > Place Inside Container

 

Keterangan:

  1. Arahkan tanda panah ke container (dalam hal ini: mulut bagian dalam). Lalu klik aja.
  2. dan gigi akan masuk ke dalam mulut bagian dalam dengan sempurna. Hohoho…

MENGGAMBAR MUKA

 

Keterangan:

Menggambar muka ini gampang-gampang susah. Masalah besar adalah pada menggambar pencahayaan. Pencahayaan yang bener hasilnya akan enak dilihat.

Nah, untuk meyakinkan apakah pencahayaan kita sudah bener. Kita perlu bantuan gambar asli satu lagi untuk ditaruh di sebelah kiri vectoran kita sebagai perbandingan.

Klik kanan pada gambar asli, pilih unlock object. Biarkan objek tidak di lock. Soalnya nanti kita akan menggunakan imij asli untuk tracing-tracing pencahayaan.

Lalu, untuk mengopi di sebelah kiri, drag ke kiri dengan pick tool, tahan trus klik kanan. Lepaskan klik kiri dan klik kanan bareng-bareng.

 

jadi langkah-langkahnya begini:

  1. Menggambar mukanya, beri warna rata-rata. Bukan warna yang gelap, atau warna yang terang. Pilih warna tersebut dengan eyedroppermu tadi
  2. Setelah anda menentukan warna dasar untuk muka, sekarang klik pada image asli dengan pick tool, lalu tekan shift + page up.

Kita sekarang menggambar bayangan muka paling gelap. Setelah selesai diwarnai, klik image asli lagi. Tekan shift + page down untuk melihat hasilnya.

Bandingkan dengan image yang ada di sebelah kirimu. Kalau masih kurang gelap, shift + page up lagi untuk memilih warna yang lebih gelap. Lalu dengan paintbucket, beri warna pada objek bayangan yang telah kalian buat. Kalau belum sesuai juga, ulangi lagi. Begitu seterusnya sampai benar-benar sesuai dengan gambar di sebelah kiri.

  1. Menggambar bayangan muka gelap
  2. Menggambar bayangan muka agak gelap
  3. Menggambar bayangan muka agak gelap (Part II)
  4. Semuanya dimasukkan ke dalam kontainer muka menggunakan PowerClip. Yang pertama kali di PoweClip adalah image yang paling bawah, setelah itu imij di atasnya dan di atasnya.

Kalau misalnya mau mengedit isi kontainer. Bisa kok. Tinggal klik kanan pilih edit content

Seperti gambar di bawah ini:

 

Anda bisa berbuat apa pun di dalam kontainer. Sama dengan ketika di luar kontainer. Setelah selesai mengedit, anda bisa keluar dari kontaner dengan mengklik finish editing symbol yang terletak di pojok kiri bawah.

MENGGAMBAR RAMBUT

 

Keterangan:

  1. Menggambar rambut
  2. Menggambar assesorisnya

…dan yang terakhir, MENGGAMBAR BAJU

 

Nah, selesai khan.. eh, sekarang finishingnya..

MEMBUAT BACKGROUND

 

  1. Seleksi menggunakan pick tool semua object vector yang telah kamu buat. Atau tekan contol + A. Lalu klik kanan > group

 

Lalu bikin kotak menggunakan rectangle tool mengelilingi gambar yang telah kita buat tadi.

  1. Bikin satu objek terserah. Entah itu kotak kecil, lingkarang kecil. terserah. Letakkan jauh-jauh dari area gambar vector tersebut. Lalu pilih effect > PowerClip > Place inside container dan arahkan ke kotak besar yang telah anda buat tadi.
  2. Setelah objek kecil anda menghilang (masuk kontainer!). Seleksi image vector yang telah anda group tadi. Tekan contol + X. Atau cut
  3. masih dengan pick tool, klik kanan pada kotak besar > edit content.

Ketika anda sudah masuk ke dalam isi kontainer, silakan tekan control + V atau paste. Image vector anda akan berada di dalam kontainer.

  1. Keluarlah dari container dengan menekan tombol di pojok kiri bawah (finish editing symbol)
  2. Silakan beri warna beckground dengan warna kesukaanmu atau warna yang matching dengan gambar vector yang telah anda buat.

Selesai gambar kartunnya…

 

 

Aplikasi Pengolah Vektor/Garis

Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. gambar Vector seringkali digunakan untuk membuat logo, animasi film kartun flash maupun game flash. Hal ini dikarenakan format vector sangat enak untuk dirubah bentuknya. Banya hal-hal yang bisa diubah seperti mengubah lingkaran menjadi bentuk mata, sangat dimungkinkan.vector terdiri dari garis imajiner yang bisa kita ubah titik-titik tolaknya dan titik-titik akhirnya. titik-titik tersebut membentuk garis lengkung maupun lurus yang juga dapat kita ubah semau kita. Untuk proses pembuatan dijabani sendiri oleh Supriyadi anak kelas XI-IPA 1 yang saat ini masih duduk di bangku SMA Negeri 2 Bangkalan .

Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:

  • Adobe Illustrator
  • Beneba Canvas
  • CorelDraw
  • Macromedia Freehand
  • Metacreations Expression

masing-masing software memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing,
meskipun hal ini selalu diperbaiki oleh masing-masing produsen software
tersebut.